Marko Arnautovic Dalam Kapsul Waktu Perjalanan Karir Sepak Bolanya

Marko Arnautovic Dalam Kapsul Waktu Perjalanan Karir Sepak Bolanya

Marko Arnautovic lahir pada tanggal 19 April tahun 1989 di Vienna, Austria. GelAndang klub sepak bola Stoke City dengan nomor punggung 10 ini memulai karir sepak bola nya pada umur 6 tahun, yakni tepatnya pada tahun 1995 dengan klub Floridsdorf sampai dengan tahun 1998. Dilanjut pada tahun terakhir tersebut dampai dengan 2001 ia bergabung bersama FK Austria Wien sampai ia berumur 12 tahun dan pindah ke First Vienna FC 1894 untuk satu musim saja. Musim berikutnya ia lanjutkan di FK Austria Wien lagi. Namun setelah satu musim berlalu, ia memutuskan untuk bergabung bersama SK Rapid Wien sampai 2004. Saat itu, ia baru berusia 15 tahun, ketika ia memutuskan untuk kembali kedalam pelukan Floridsdorf. Ini merupakan awal karirnya dalam dunia sepak bola. Kini, mari menyimak perjalanan karirnya selanjutnya dalam skuat senior dan liga internasional.

Stoke City membeli Marko Arnautovic sebesar 2 juta pounds dari Werder Bremen. Namun kabar terkini yang beredar memgenai dirinya adalah iming-iming bayaran besar yang ditawarkan PSG, Paris-Saint-Germain bakal menarik perhatiannya. Namun rumor ini ditampik keras-keras oleh pelatih Stoke City sendiri, Mark Hughes. Ia meyakini bahwa Aranutovic tidak memiliki niat untuk pindah ke PSG sama sekali, bahkan ia meyakini bahwa Arnautovic akan memperpanjang kontrak bersama Stoke City. Ketertarikan PSG ini dikabarkan sebagai buah penampilan gemilang Arnautovic selama bermain bersama Stoke. Namun khalayak bola mencurigai bahwa Arnautovic mungkin saja merencanakan untuk pindah ke PSG atau klub lain. Apakah Arnautovic benar berniat untuk hengkang?

Pelatih Mark Hughes, terlepas dari keputusan apa yang nanti diambil oleh Arnautovic, berharap bahwa Marko Arnautovic menetap di Stoke untuk musim mendatang. Mark Hughes berharap Arnautovic ikut berpartisipasi meningkatkan dan ikut mengembangkan klub Stoke City menjadi lebih baik lagi. Namun apa yang bisa diharapkan oleh sang pelatih jika pemainnya memutuskan untuk pergi? Mark hanya bisa berharap salah satu pemain terbaik Stoke City ini mau bertahan demi klub yang sedang melangkah menuju kegemilangan. Diliput dari beberapa media pemberitaan sepak bola, Marko Arnautovic memiliki andil yang bisa dikatakan lumayan besar dalam keunggulan Stoke City.

Pemain yang mengawali karir seniornya di FC Twente pada musim 2006 – 2007 ini, selain karir sepak bolanya yang gemilang, ternyata sempat terlibat banyak kasus yang menjadikan ia pemain “kekanak-kanakkan”, begitu yang pelatih Inter Milan Jose mourinho katakana, ketika ia meminjam Arnautovic pada musim 2009 – 2010. Lebih tepatnya ia bilang begini, “Arnautovic adalah pemain yang fantastis tetapi memiliki sikap kekanak-kanakkan.” Beberapa kasus yang menggegerkan media dan penggemar sepak bola itu diantaranya adalah kasus rasisme yang pada akhirnya tidak terbukti dan ditutup, kasus berkendara ngebut-ngebutan bersama rekan se klub, kasus perkelahian dengan mantan rekan satu tim dan kejadian dimana Torsten Frings, Jerman Werder Bremen, menyebutnya dengan sebutan “Arogan.” Sebutan tersebut pastinya bukan tanpa dasar, bukan tanpa sebab.

Namun ketika dimintai pendapat perihal tingkah laku Arnautovic diluar lapangan sepak bola, Direktur Utama Stoke City hanya menjawab, “Kami berharap ia akan menjadi striker yang bisa mencetak gol untuk tim, karena itu sudah menjadi satu dari definisi tim ini.” Dibalik karir sepak bolanya yang membuat orang-orang terpana, Arnautovic masih belum bisa mendewasakan dirinya untuk bermain secara professional didalam lapangan maupun diluar lapangan hijau. Dengan catatan rekor prestasi sepak bola yang gemilang dan membuka jalan masa depan sepak bola yang cerah baginya, banyak pihak yang berharap Arnautovic mau berhenti bersikap seperti itu dan berhenti membuat kasus, menjadi bahan empuk untuk awak media menjatuhkan karirnya. Diluar kasus-kasus tersebut, Arnautovic masihlah salah satu dari pemain terbaik Austria. Ia telah mencetak rekor hebat sepanjang sejarah permainannya dari skuat junior sampai senior.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *